Selasa, 02 Desember 2025

DAFTAR REMEDIAL KELAS 8 MTS NEGERI 4 BOGOR TA 2025/2026 MAPEL PENDIDIKAN PANCASILA

 Assalamualaikum wr. wb.

Salam sejahtera

Berikut ini bapak lampirkan untuk peserta didik kelas 8 yang harus mengikuti Remedial Hari Rabu, 3 Desember 2025 sejumlah 95 (Sembilan Puluh Lima) peserta didik. Silahkan Hari Rabu berkumpul Pukul 10.00 WIB di area lapangan volly untuk mendapatkan informasi tugas remedial Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. Demikian yang dapat bapak sampaikan, ingatlah belajar itu kata kuncinya berubah ke arah yang lebih baik.



Senin, 06 Oktober 2025

Distraksi Teknologi ft Kepuasan Sesaat

 Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini seperti pedang bermata dua untuk kemajuan manusia. Satu sisi memberikan kemudahan dan kecepatan, namun di sisi lain menjadikan tantangan dan banyak kemunduran bagi manusia. Perihal kemajuan teknologi, jika manusia tidak tepat dalam menyikapinya bisa jadi malah pedang itu membunuh secara perlahan atau lebih cepat tidak terbayangkan. Dengan kata lain, kemajuan teknologi bisa jadi gerbang menuju kehancuran. Oleh karena itu, gangguan atau distraksi teknologi akan menjadi tantangan nyata bagi manusia saat ini.

Manusia berkembang beriringan dengan kecemasan, rasa takut, rasa penasaran dan kepuasan. Kecemasan manusia akan masa depan bisa membuat perkembangan untuk mengatasi rasa takut dan penasaran sehingga memenuhi kepuasannya. Namun demikian, kepuasan manusia itu tentu layaknya dahaga yang tidak pernah terpuaskan. Melalui keserakahannya dalam memenuhi kepuasan tersebut dapat menjadikannya makhluk yang cepat bosan. Apalagi saat ini dengan kemajuan teknologi yang memberikan manusia tontonan sesaat tentu berdampak menjadikan manusia sebagai makhluk yang cepat bosan karena dicuci otaknya dengan kepuasan-kepuasan yang sesaat melalui tontonan.

Rabu, 01 Oktober 2025

KISI-KISI SUMATIF TENGAH SEMESTER MAPEL PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 8

 Belajar merupakan sebuah perubahan yang menuntut untuk menuju ke arah lebih baik dalam hal sikap dan pengetahuan. Untuk mengukur ketercapaian belajar bisa menggunakan bermacam penilaian / asesmen. Dalam mengukur ketercapaian belajar peserta didik di MTs Negeri 4 Bogor, pemaksimalan Sumatif Tengah Semester (STS) digunakan sebagai latihan sebelum pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester. Supaya nilai peserta didik memuaskan dalam pelaksanaan STS ini, silahkan anak-anak hebat yang soleh dan solehah untuk mempelajari kisi-kisi dari tabel berikut ini:

Tabel Kisi-kisi Mapel Pendidikan Pancasila


follow ig: @gurupkn88



Senin, 28 Juli 2025

PERBEDAAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA, PANDANGAN HIDUP BANGSA DAN IDEOLOGI NEGARA

 Pancasila memiliki tiga kedudukan penting dalam konteks negara Indonesia, yaitu sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi negara. Meskipun ketiganya saling berkaitan, terdapat perbedaan mendasar dalam makna dan penerapannya. Pancasila sebagai dasar negara adalah fondasi hukum dan norma yang menjadi landasan bagi seluruh peraturan perundang-undangan dan sistem pemerintahan Indonesia. Pancasila sebagai pandangan hidup adalah sistem nilai yang menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari, mencerminkan cara berpikir, berperilaku, dan bertindak dalam berbagai aspek kehidupan. Pancasila sebagai ideologi negara adalah keseluruhan nilai-nilai yang menjadi cita-cita bangsa dan arah tujuan negara, serta menjadi pedoman dalam membangun karakter bangsa dan mencapai tujuan nasional. 

Berikut adalah perbedaan lebih rinci:

1. Pancasila sebagai Dasar Negara:

  • Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.
  • Semua peraturan perundang-undangan harus berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.
  • Pancasila menjadi pedoman bagi penyelenggaraan negara dan pemerintahan. 

2. Pancasila sebagai Pandangan Hidup:

  • Pancasila adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam melihat dunia dan kehidupannya. 
  • Nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman dalam bersikap, bertingkah laku, dan berinteraksi dalam masyarakat. 
  • Pancasila sebagai pandangan hidup mempersatukan masyarakat Indonesia yang beragam. 

3. Pancasila sebagai Ideologi Negara:

  • Pancasila adalah sistem nilai yang menjadi tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia. 
  • Pancasila menjadi dasar dalam membangun karakter bangsa dan mencapai tujuan nasional. 
  • Pancasila sebagai ideologi bersifat terbuka dan dinamis, mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. 

Perbedaan Kunci:

  • Fokus:

Dasar negara fokus pada aspek hukum dan pemerintahan, pandangan hidup fokus pada aspek sosial dan perilaku, sedangkan ideologi negara fokus pada aspek cita-cita dan tujuan bangsa. 

  • Penerapan:

Dasar negara diterapkan melalui peraturan perundang-undangan, pandangan hidup diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan ideologi negara diterapkan dalam pembangunan karakter dan tujuan nasional. 

  • Sifat:

Dasar negara lebih bersifat normatif, pandangan hidup lebih bersifat filosofis, dan ideologi negara lebih bersifat dinamis dan adaptif. 

Dengan memahami perbedaan ini, kita dapat lebih memahami peran Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga pandangan hidup dan ideologi yang menjadi pedoman dalam membangun Indonesia yang maju dan sejahtera. 


Jumat, 04 Juli 2025

NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM PANCASILA

 Pancasila mengandung lima nilai dasar yang menjadi pedoman bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Nilai-nilai tersebut adalah Ketuhanan, Kemanuasiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan. Kelima nilai ini saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang utuh, mencerminkan cita-cita luhur bangsa Indonesia.

Berikut adalah penjabaran nilai-nilai dalam Pancasila:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa:

  1. Nilai ini mengandung pengakuan adanya Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta alam semesta dan segala isinya. Nilai ini juga mencerminkan keyakinan bangsa Indonesia terhadap agama dan kepercayaan masing-masing, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan spiritual.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:
  1. Nilai ini mengandung pengakuan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk Tuhan yang memiliki hak-hak dasar yang sama. Nilai ini juga menuntut adanya sikap saling menghargai, menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat. 
  2. 3. Persatuan Indonesia:
    Nilai ini mengandung semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya. Nilai ini menuntut adanya sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara, serta menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 
  3. 4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan:
    Nilai ini mengandung prinsip demokrasi, di mana kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Nilai ini juga mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam pengambilan keputusan, serta menghormati perbedaan pendapat demi mencapai kepentingan bersama.
  4. 5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia:
    Nilai ini mengandung semangat keadilan dalam berbagai aspek kehidupan, baik sosial, ekonomi, maupun politik. Nilai ini menuntut adanya pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, serta menciptakan kehidupan yang harmonis dan sejahtera.

Kelima nilai Pancasila ini saling terkait dan tidak dapat dipisahkan. Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari akan mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, dan berdaulat. 

Selasa, 03 Juni 2025

NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA - MASING (MATERI SINGKAT)

 Halo Pembaca Bodoh (Blog Om Danu Orang Humoris). Kali ini si om mau bagi informasi singkat atau diberikan istilahnya konten MASING (Singkatan dari Materi singkat) sama si om. Awal masing ini si om mau bagi-bagi informasi tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia.

✅ Pertanyaan Pertama, Apa itu NKRI?

NKRI adalah singkatan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ini adalah bentuk negara kita, Indonesia.

  • "Negara kesatuan" artinya seluruh wilayah Indonesia adalah satu kesatuan.

  • "Republik" artinya negara kita dipimpin oleh seorang presiden, bukan oleh raja.

✅ Pertanyaan Kedua, Kenapa NKRI itu penting?

NKRI penting karena:

  • Menyatukan semua suku, agama, budaya, dan bahasa di Indonesia.

  • Menjaga Indonesia tetap damai dan tidak terpecah belah.

  • Semua rakyat Indonesia punya hak dan kewajiban yang sama.

✅ Ciri-ciri NKRI

  1. Satu pemerintahan pusat (di Jakarta).

  2. Satu undang-undang dasar (UUD 1945).

  3. Satu kepala negara (Presiden RI).

  4. Satu ideologi yaitu Pancasila.

  5. Satu lagu kebangsaan yaitu Indonesia Raya.

✅ Contoh sikap cinta NKRI

  • Menghormati perbedaan suku, agama, dan budaya.

  • Rajin belajar untuk ikut membangun bangsa.

  • Menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi.

  • Menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan semangat.

  • Menghargai lambang negara, seperti bendera Merah Putih dan Garuda Pancasila.

✅ Ancaman terhadap NKRI

Kita juga harus tahu apa saja yang bisa mengancam NKRI, seperti:

  • Perpecahan karena perbedaan suku atau agama.

  • Penyebaran berita bohong (hoaks).

  • Radikalisme dan intoleransi.

  • Korupsi dan kejahatan lain yang merugikan negara.

✅ Cara menjaga NKRI

  • Selalu rukun dengan teman.

  • Tidak membully atau mengejek perbedaan.

  • Ikut serta dalam upacara bendera.

  • Bangga menjadi warga negara Indonesia.

  • Menjaga lingkungan dan nama baik sekolah.

Senin, 19 Mei 2025

BERPISAH - RENJANA LELAKI

BERPISAH 2024/2025 - RL - 19/05/2025

 INTRO: 
                G D Em
                C Bm Am D

          G              D
WAKTU TRUS BERPUTAR
          C             Bm          Am        D
MEMBAWA KITA SAMPAI DISINI
     G                           D
TIGA TAHUN TAK TERASA
       C             Bm          Am                D
PENUH DENGAN TANGIS DAN TAWA

REFF:
                        G    D       Em
                    KITA  AA... AAA...
                        C          Bm   Am      D
                    KINI  HARUS BERPISAH
                        G                  D            Em
                   SUKA ATAU TIDAK SUKA
                           C          Bm   Am         D
                    KU UCAPKAN SAMPAI JUMPA (SELAMAT TINGGAL)


       G            D
KISAH TENTANG KITA
    C          Bm       Am  D
AKAN SELALU ABADI
     G                           D
TIGA TAHUN TAK TERASA
       C             Bm          Am                D
PENUH DENGAN TANGIS DAN TAWA

BACK TO REFF

                        G    D       Em
                    JIKA  AA... AAA...
                        C                   Bm         Am                   D
                    KITA  BERJUMPA SUATU HARI NANTI
                        G                                  D            Em
                   JANGAN SUNGKAN TEGUR SAPA
                              C                             Bm                Am            D               G
                    DAN UCAPKAN KU BAHAGIA BERTEMU KAMU LAGI

Selasa, 29 April 2025

BELA NEGARA DALAM KONTEKS NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

    Bela negara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah sikap dan tindakan warga negara yang dijiwai oleh cinta tanah air, setia pada NKRI dan Pancasila, serta berjuang untuk mempertahankan dan melindungi negara dari segala ancaman. Ini adalah hak dan kewajiban setiap warga negara, sebagaimana yang diatur dalam Pasal 27 ayat (3) UUD 1945. 

 

  • Hak dan Kewajiban:

Bela negara bukan hanya tugas TNI, tetapi juga seluruh warga negara yang sesuai dengan kemampuan dan profesinya. Setiap individu memiliki hak dan kewajiban untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara. 

  • Cinta Tanah Air dan Setia pada NKRI:

Bela negara mencakup sikap dan tindakan yang menunjukkan kecintaan terhadap NKRI dan kesetiaan pada Pancasila, yang menjadi dasar negara. 

  • Perjuangan untuk Pertahanan dan Pelindungan:

Bela negara adalah upaya untuk menjaga kedaulatan dan integritas NKRI dari berbagai ancaman, baik fisik maupun non-fisik. 

  • Tindakan Nyata:

Bela negara dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti menjaga ketertiban dan keamanan, mematuhi hukum dan peraturan, menjaga kebersihan lingkungan, serta berpartisipasi dalam pembangunan bangsa. 

  • Pentingnya Bela Negara:

Bela negara sangat penting dalam menjaga keberlangsungan hidup bangsa dan negara, serta memastikan NKRI tetap teguh dan berdaulat. 

 

Contoh Penerapan Bela Negara:

  • Menjunjung Tinggi Simbol Negara:

Menggunakan bendera, menyanyikan lagu kebangsaan dengan baik, dan menghormati lambang negara. 

  • Berpartisipasi dalam Pemilu:

Memilih pemimpin yang tepat dan bertanggung jawab, serta ikut serta dalam proses demokrasi. 

  • Menjaga Lingkungan:

Melestarikan sumber daya alam dan menjaga kebersihan lingkungan. 

  • Menjaga Ketertiban dan Keamanan:

Menjaga ketertiban lalu lintas, tidak melakukan tindakan kekerasan, dan membantu menjaga keamanan lingkungan. 

  • Mentaati Peraturan:

Mentaati hukum dan peraturan yang berlaku, serta membayar pajak tepat waktu. 


Kesimpulan:

Bela negara adalah suatu konsep yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yang mencakup berbagai aspek, mulai dari sikap dan tindakan hingga tanggung jawab sosial setiap warga negara. Dengan mengimplementasikan bela negara dalam kehidupan sehari-hari, kita turut serta dalam menjaga kedaulatan dan keberlangsungan NKRI. 

  

Sumber: Ringkasan AI Google, diunduh 29 April 2025 Pukul 10.25 WIB.

Selasa, 11 Februari 2025

LAPORAN KEGIATAN OUTINGCLASS MTS NEGERI 4 BOGOR TAHUN 2024


 Hai sobat pembaca bodoh (Blog Om Danu Orang Hangat). Pembelajaran tidak harus selalu dilaksanakan di dalam kelas. Pembelajaran dapat pula dilaksanakan di luar kelas. Kegiatan pembelajaran di luar kelas atau dikenal dengan istilah Outingclass ini dilaksanakan oleh MTs Negeri 4 Bogor di setiap tahun ajar dengan destinasi ke Cirebon dan Jogjakarta.

Jika menceritakan pembelajaran di luar kelas ini tentu akan sangat menarik jika yang bercerita dari sudut pandang peserta didik yang berangkat. Maka dari itu, kami akan melampirkan laporan kegiatan Outingclass yang dibuat oleh peserta didik di setiap kelas yang dapat dilihat oleh pembaca bodoh ini dengan klik link di bawah ini:

  1. Laporan Outingclass Kelas 8.A
  2. Laporan Outingclass Kelas 8.B
  3. Laporan Outingclass Kelas 8.C
  4. Laporan Outingclass Kelas 8.D
  5. Laporan Outingclass Kelas 8.E
  6. Laporan Outingclass Kelas 8.F
  7. Laporan Outingclass Kelas 8.G
  8. Laporan Outingclass Kelas 8.H
  9. Laporan Outingclass Kelas 8.I
  10. Laporan Outingclass Kelas 8.J


Demikianlah sobat pembaca bodoh, informasi yang dapat kami bagikan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan pembaca. SABI, salam berbagi informasi.


Mau tambah wawasan lagi dengan menonton konten pendek pembelajaran di youtube? Like dan subscribe akun youtube @emdanubedabeda ya...

LIMA PRINSIP PERSATUAN DALAM KEBERAGAMAN SARA

 Hai sobat pembaca bodoh (Blog Om Danu Orang Hangat). Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA). Keberagaman ini merupakan sebuah anugerah dan berkah bagi Negara Indonesia yang harus disyukuri. Namun, keberagaman masyarakat Indonesia ini akan menjadi musibah ketika masyarakatnya tidak dapat membina, menjaga dan mengembangkan persatuan dan kesatuan. Untuk menjaga persatuan dan kesatuan, masyakarat Indonesia harus bisa menerapkan dan mengaplikasikan Lima Prinsip Persatuan dalam kesehariannya. Lima prinsip persatuan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika (BTI)

2. Prinsip Nasionalisme Indonesia (NI)

3. Prinsip Kebebasan Yang Bertanggungjawab (KYB)

4. Prinsip Wawasan Nusantara (WN)

5. Prinsip Persatuan Pembangunan untuk mewujudkan Cita-cita Reformasi (PPCR)

Kami bahas satu-persatu dari Lima Prinsip Persatuan dalam keberagaman masyarakat Indonesia disertai dengan contoh kasusnya yang semoga dapat memudahkan untuk dipahami.


PRINSIP BHINNEKA TUNGGAL IKA

Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan Negara Indonesia yang terdapat pula di dalam Lambang Negara Indonesia, Burung Garuda. Istilah Bhinneka Tunggal Ika merupakan potongan kalimat yang diambil dari Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular. Bhinneka Tunggal Ika memiliki pengertian bahwa berbeda-beda itu satu, maksudnya adalah dalam perbedaan yang ada di masyarakat kita harus bisa mempersatukan dan menjaga kesatuan.

Dengan adanya perbedaan dalam masyarakat, kita harus bisa mengakui dan menerimanya sebagai anugerah dan berkah, bukan sebagai perbedaan yang membuat masyarakat terpecah belah. Keberagaman ini merupakan kekayaan bangsa yang tentunya dapat dimanfaatkan demi kepentingan dan kemajuan Negara Indonesia. Dengan demikian, kita harus bisa saling bekerja sama dan saling menghargai dalam keberagaman dan perbedaan supaya persatuan dan kesatuan dapat kita jaga.

Contoh kasus yang tidak dapat menghargai dan menerima perbedaan masyarakat adalah ketika ada segelintir oknum yang tidak senang dan melakukan tindakan anarkis terhadap suku atau agama yang berbeda dengan mereka. Dapat dipastikan, ketika terjadi konflik seperti ini dalam masyarakat maka oknum tersebut merupakan segelintir orang yang tidak menerapkan Prinsip Persatuan Bhinneka Tunggal Ika.

PRINSIP NASIONALISME INDONESIA

Nasionalisme merupakan sebuah paham yang menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air secara positif. Mencintai tanah air harus dilakukan oleh seluruh warganya, namun jangan sampai secara negatif sehingga menumbuhkan paham Chauvinisme. Chauvinisme ini mengartikan cinta dan bangga tanah air yang berlebihan sehingga menganggap bangsa dan negara lain lebih rendah. Nasionalisme harus ditumbuhkembangkan secara positif supaya warga negara tidak merasa inferior atau superior dengan tetap menghargai hak orang lain.

Naionalisme Indonesia harus bisa diterapkan sebagai bentuk untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman masyarakat Indonesia. Artinya, kita harus menjunjung tinggi persatuan dan keberagaman SARA sehingga kita harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Meskipun kita berasal dari berbagai Suku, Agama, Ras dan golongan yang berbeda dalam masyarakat, yang dikedepankan oleh kita bukan latar belakang perbedaan kita melainkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam wujud Cinta dan Bangga terhadap Tanah Air, Nasionalisme Indonesia.

Contoh kasus Nasionalisme Indonesia ini adalah ketika ada sebuah forum antar mahasiswa dari berbagai daerah se-Indonesia, maka bahasa yang digunakan dalam forum tersebut menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu. Bukan kita tidak menghargai perbedaan keragaman bahasa daerah dari setiap peserta, tapi dengan menggunakan bahasa persatuan, tentu ini menjadi salah satu bentuk dari perwujudan Nasionalisme Indonesia.

PRINSIP KEBEBASAN YANG BERTANGGUNGJAWAB

Setiap orang memiliki hak kebebasan yang dapat digunakan sesuai dengan keyakinannya. Namun, hak tersebut tidak boleh digunakan sebebas-bebasnya karena kita hidup dalam masyarakat yang beragam dan memiliki hak yang sama pula. Dengan demikian, seseorang yang menggunakan kebebasan harus dapat mempertanggungjawabkannya.

Contoh sederhana dari kebebasan yang bertanggungjawab adalah penggunaan media sosial. Kita dapat membagikan apapun semau kita di akun media sosial. Namun demikian, apakah yang kita bagikan ini menyinggung atau melukai pihak lain maka kita harus siap untuk mempertanggungjawabkan akibatnya. Oleh karena itu, dalam menggunakan kebebasan untuk membagikan di akun media sosial pribadi maka kita harus mempertimbangkan akibatnya agar tidak terjadi hal yang menyinggung dan membuat perpecahan dalam keberagaman masyarakat Indonesia.

PRINSIP WAWASAN NUSANTARA

Untuk memahami wawasan nusantara, kita akan mulai dengan kata wawasan terlebih dahulu. Wawasan itu merupakan suatu pandangan dan cara pandang atau pengetahuan. Sedangkan nusantara merupakan gabungan dari kata nusa (pulau) dan antara yang berarti bahwa terdapat pulau-pulau, kepuluan atau antara pulau. Dengan demikian, wawasan nusantara merupakan cara pandang terhadap kesatuan wilayah Negara Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau atau kepulauan.

Negara Indonesia bukan satu daratan yang luas, kita merupakan negara yang memiliki pulau besar dan pulau-pulau kecil, bahkan di suatu daerah diberikan nama Kepulauan Seribu karena saking banyaknya pulau di daerah tersebut. Keberagaman masyarakat yang mendiami kepulauan di Indonesia harus dipandang sebagai kesatuan masyarakat yang mendiami satu kesatuan wilayah Indonesia bukan sebagai masyarakat antar pulau. Dengan demikian, pembangunan wilayah juga bukan lagi disentralisasi di pulau besar saja namun harus dilakukan secara merata baik itu di pulau besar maupun pulau kecil di nusantara.

PRINSIP PERSATUAN PEMBANGUNAN UNTUK MEWUJUDKAN CITA-CITA REFORMASI

Reformasi mengacu pada kejadian bersejarah tahun 1998 di Indonesia. Tujuan dan cita-cita dari Reformasi pada tahun 1998 salah satunya yaitu pemerintahan yang bersih dan pro rakyat. Pemerintahan yang mementingkan kelompok tertentu pasti akan menimbulkan perpecahan dan mengganggu persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia yang beragam. Oleh karena itu, seluruh warga negara harus bisa menerapkan prinsip ini agar terwujudnya cita-cita reformasi.

Contoh kasus dari penerapan prinsip ini yaitu pemilihan umum yang dilaksanakan untuk memilih wakil yang akan menduduki pemerintahan. Setiap perwakilan partai politik yang terpilih sebagai anggota dewan ataupun presiden yang terpilih dari hasil pemilu, harus bisa mewujudkan pemerintahan yang bersih dari Korupsi. Jangan sampai justru pejabat pemerintah dari perwakilan partai tersebut malah korupsi dan menjadi koruptor yang merugikan negara dan pastinya mengkhianati kepercayaan rakyat.


Inilah yang dapat kami sampaikan mengenai materi Lima Prinsip Persatuan dalam Keberagaman SARA di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan pembaca dalam memahami kelima prinsip yang harus diamalkan dan diterapkan dalam keseharian masyarakat Indonesia. SABI, salam berbagi informasi.


Mau tambah wawasan lagi dengan menonton konten pendek pembelajaran di youtube? Like dan subscribe akun youtube @emdanubedabeda ya...

Senin, 03 Februari 2025

LAGU 3 UPAYA MENANGANI KONFLIK SARA


Sewaktu kecil, kita sering mendengarkan lagu anak-anak yang masih berkesan hingga kita dewasa. Bahkan saat ini, lagu tersebut masih kita dengarkan dinyanyikan oleh anak-anak. Ternyata lewat mendengar dan menyanyikan membuat seseorang tidak mudah untuk melupakan, seperti lagu anak-anak yang berjudul "Balonku Ada Lima".

Melalui lagu anak tersebut, kami akan mencoba mengubah liriknya yang disesuaikan dengan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Materi yang akan disisipkan dalam lagu Balonku adalah Keberagaman Masyarakat Indonesia dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Berikut adalah liriknya:


Lirik Asli Balonku

Balonku ada lima

Rupa-rupa warnanya

Hijau, kuning, kelabu

Merah muda dan biru

Meletus balon hijau, dor!
Hatiku sangat kacau
Balonku tinggal empat
Kupegang erat-erat

Lirik yang disisipkan materi
PENYELESAIAN KONFLIK SARA
ADA TIGA UPAYA
PREVENTIF MENCEGAH KONFLIK
REPRESIF MENANGANI KONFLIK

SATU LAGI KURATIF, DOR
MENGATASI AKIBAT
DARIPADA KONFLIK SARA
YANG SUDAH TERJADI

Demikianlah lagu tentang 3 upaya dalam menyelesaikan konflik SARA yang semoga tidak mudah dilupakan oleh peserta didik. Dengan nada menyanyi balonku ada lima, tentu akan memudahkan peserta didik untuk mengingatnya. Semoga bermanfaat.