Minggu, 31 Desember 2023

AKHIR 2023

 Dia, bukannya tidak ingin menerima ucapan. Hanya saja, kadang dia tidak tahu dan bingung harus menjawab apa ucapan tersebut. Dalam hati kecilnya, dia tidak munafik bahagia dengan apapun ucapan yang disampaikan untuknya. Apakah suka cita, ataupun duka cita, ucapan itu membuatnya merasa memiliki tempat di hati yang mengucapkan. Setiap kali dia menerima ucapan dari seseorang atau sekelompok orang, entah itu terucap dari mulutnya, terketik lewat pesan atau hanya dalam hatinya, dia membalas dengan kata "Terimakasih".

Hidup akan terus berjalan sesuai dengan alurnya, tak ada cerita nyata tentang mesin waktu yang dapat merubah alur semesta layaknya di film fantasi dan fiksi. Dia hidup dalam dunia nyata, meski terkadang dia bersembunyi di balik kata-kata dalam novel yang tak pernah terselesaikan. Bagi dia yang seorang pemikir, selalu ada kecocokan dalam setiap perjalanan hidup. Apakah sebuah pertanda ataukah hanya sebuah kecocokan yang terkadang dia berpikir kenapa tidak peka untuk menerima sebuah pertanda.

Plot twist perjalanan hidupnya berujung di akhir tahun, tepatnya di 1 bulan terakhir sebelum penutup tahun. Dia selalu menemukan kecocokan setiap cerita di setiap akhir tahun. Begitupun dengan akhir tahun ini, akhir 2023.

Selalu ada cerita yang membuatnya kembali mengulang cerita di setiap akhir tahun. Selalu ada suka dan atau duka dalam setiap cerita di Bulan Desember. Meski di bulan lain juga tak dipungkirinya ada cerita suka dan duka, namun setiap cerita di akhir tahun itu selalu berbeda, ceritanya memiliki makna lebih dalam, meninggalkan kenangan mendalam dalam kehidupannya.

Jika dia bercerita tentang perjalanan hidupnya, kadang mataku tak kuat berkaca-kaca. Dia nampak tegar, meski sesungguhnya aku tahu itu berat baginya, bahkan hanya sekedar untuk berbagi cerita, berbagi luka yang aku tak tahu bagaimana mengobatinya. Namun, dia selalu meyakini bahwa setiap alur hidup yang terjadi tidak akan bisa dihindari jika takdir sudah menyambutnya, maka berbahagialah, inilah jalan kehidupan yang sudah disiapkan jika memang belum dirasakan sebagai yang terbaik.

Dalam berbagai sudut pandang, dia mencoba untuk memahami. Dalam setiap sudut ruang dan waktu dia belajar untuk mengerti. Dalam setiap hembus nafas dia menghirup dalam-dalam agar bisa merasakan apa yang terjadi. Namun akhirnya, dia tahu batasannya untuk memahami, mengerti dan merasakan yang terjadi kini berujung pada kesadaran diri yang harus bisa menerima.

Menerima adalah sejatinya yang hanya bisa dia lakukan, sejatinya dia sebagai manusia tidak bisa  memberi. Tidaklah akan pernah ada sebuah kehendak bebas dirinya tanpa adanya Kehendak Sejati. Ketika Pemilik Kehendak Sejati sudah berkehendak, maka dia sejatinya hanya bisa menerimanya. Dia tidak punya kehendak bebas untuk menolak, karena begitulah seharusnya takdir. Menerima akan membuatnya menyadari perlahan atau menyadari dengan cepat untuk memahami, mengerti dan merasakan bahwa yang terjadi, memang sudah terjadi.

Babak baru kehidupan dalam perjalanan hidupnya akan segera dimulai, walau menurutku nampak sudah dimulai meski dia belum menyadari. Aku menjadi penasaran bagaimana dia akan menanggapi setiap respon kehidupan. Dia selalu memiliki caranya sendiri untuk bagaimana membuat hatinya yang rapuh agar kembali tangguh.

Kehidupan ini begitu singkat, dia tidak ingin menikmati hidup yang singkat ini dengan kerapuhan yang dia miliki. Dia tahu betapa lemahnya diri, maka dari itu dia harus kuat untuk menjalani dan menikmati segala bentuk cinta di sisa hidup yang begitu singkat. Seperti lirik lagu "Sheila on 7" yang dia suka, "Hidup terlalu singkat, untuk kamu lewatkan tanpa mencoba cintaku...."

Jumat, 29 Desember 2023

Desember 2023

Semua berawal dari kelahiran yang disambut bahagia. Desember merupakan bulan kebahagiaan karena di bulan ini, dia dilahirkan dari rahim ibunda hebat. Meski pada saat kelahiran tidak didampingi pemimpin keluarga yang sedang mencari nafkah, kelahirannya tetap membahagiakan.

Selang waktu berlalu, kembali dia bertemu bulan Desember 2009. Mendekati tanggal kelahirannya, tak sedikitpun dia berpikir akan ditinggalkan pemimpin keluarga yang sedang sakit-sakitan. Tepat di tanggal 29 Desember 2009, pada hari Selasa dia ditinggalkan oleh pemimpin keluarga. Saat itu, dia sedang berada di ibu kota. Cerita yang seperti terulang ketika pemimpin keluarga sedang mencari nafkah juga di ibu kota, saat tidak mendampingi ibunda tercinta yang melahirkannya.

Butuh beberapa tahun bahkan hampir sedekade dia bisa untuk memahami dan menerima tanggal kelahirannya. Ketika dia meyakini ayahanda hebat telah berpulang kepada Yang Maha Penyayang, takdir kembali menyambutnya. Mendekati 14 tahun ayahanda tiada, Bulan Desember kembali memberikan cerita. Ibunda tercinta yang hebat pergi meninggalkannya untuk bertemu Sang Maha Cinta.

Tahun ini, 29 Desember 2023 dia kembali menuliskan cerita. 8 hari setelah ibunda tercinta dan 14 tahun ayahanda hebat meninggalkannya, Dia meyakini Bulan Desember adalah bulan yang harusnya menjadi bulan membahagiakan. Karena di bulan ini, tanggal ini dia dilahirkan dan di bulan ini pula dia merelakan 2 orang hebat dalam hidupnya untuk bertemu dengan Sang Maha Cinta, Allah swt. Semoga kedua orang hebat ini selalu dalam kasih dan sayang Sang Maha Cinta. Aamiiiin 

Jumat, 22 Desember 2023

Dia dan Desember

Setiap kelahiran sudah selayaknya dirayakan dengan suka cita. Meskipun bukan yang pertama, kedua dan ketiga bagi mereka, dia tetap disambut dengan tawa dan tangis bahagia. Bulan Desember mereka berbahagia menyambut dia yang dinamai awalan huruf bulan kelahirannya. Pernah dia berganti-ganti nama, tapi berujung selalu di nama yang diberikan oleh sepuh keluarga. Dia lahir ketika ibunda tidak didampingi oleh pemimpin keluarga yang sedang berjuang mencari nafkah. Dia lahir dari rahim seorang ibu yang gigih dan tak kenal lelah serta pantang menyerah. Namun di pertengahan cerita, beberapa tahun kemudian di Bulan Desember 2009 yang katanya tanggal kelahiran, dia ditinggalkan pemimpin hebat tanpa sempat berbakti di ujung usia. Hingga hari itu tiba, 21 Desember 2023, mendekati empat belas tahun sang pemimpin tiada, ibunda tercinta pergi meninggalkan dia. Cerita tahun ini sedikit berujung beda, kali ini dia sempat untuk berbakti sebelum beliau dikebumikan. Layaknya kelahiran, dia ingin melepas kepergian orang tercinta dengan tangis dan senyum bahagia. Karena sesungguhnya, mereka adalah insan hebat yang telah bersama dengan Allah Sang Maha Cinta, Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ini singkat cerita dia dan desember.

Selasa, 05 Desember 2023

MANJA

DULU TERASA SULIT

KINI

BEGITU MEMANJAKAN

DUNIA DISUGUHI BERBAGAI KEMUDAHAN

SETIAP SUDUT KEHIDUPAN

SETIAP JENGKAL BAYANGAN

TERPANTAU DAN TERJANGKAU

NAMUN

TERLALU DIMANJAKAN

SETIAP GENERASI MENERIMA TANTANGAN

KINI KESULITAN BUKAN LAGI DISEBUT TANTANGAN

JANGANLAH BERMANJA DALAM KEMUDAHAN

SADARKAH SUDAH DIMANJAKAN ZAMAN

NAMPAKNYA BELUM KARENA KITA MENIKMATINYA

KITA BERDUA, BERSAMA MEREKA DAN KEBANYAKAN TERBUAI

BELAIAN MANJA MELELAPKAN