Sore itu, dia mencoba mewujudkan harapannya. Di bulan yang penuh berkah, ramadhan 1442 hijriyah, dia membuka program ngabuburit khatam al quran. Untuk khatam al quran ini dia butuh 30 orang sehingga per orang minimal membaca satu juz. Namun, kegiatan pertamanya ini hanya bisa dilaksanakan oleh 20 orang. Ditambah dengannya, maka sore itu hanya bisa sampai membaca Al quran 21 juz. Ada kesedihan, namun ada kepuasan dan kebahagiaan dalam hatinya. Ini adalah pelopor, kedua puluh orang inilah yang telah mewujudkan harapannya. Dia bersyukur dan masih terus berharap, pada waktunya nanti bukan cuma khatam al quran sebanyak 30 juz, dia berharap bisa lebih dari itu. Hanya itu saja harapan dia, mungkin di lain waktu harapannya akan lebih dari yang ku tulis. Dia orang yang penuh dengan harapan, dia orang yang dirahmati dan disayang yang maha kuasa, dia yakin itu. Alhamdulillah